Selamat Hari Harimau Sedunia, Inilah Beberapa Fakta Keliru Soal Harimau

Selamat Hari Harimau Sedunia, Inilah Beberapa Fakta Keliru Soal Harimau

Selamat Hari Harimau Sedunia, Inilah Beberapa Fakta Keliru Soal Harimau

Selamat Hari Harimau Sedunia, Inilah Beberapa Fakta Keliru Soal Harimau – Di lansir situs formal WWF, jumlah populasi harimau menurun lebih dari 95% sejak awal abad ke-20. Saat ini, hanya tersedia sekitar 3.900 harimau yang tersisa di alam liar. Selain di karenakan segi alam, penurunan populasi harimau termasuk di sebabkan di karenakan maraknya perburuan liar, perdagangan satwa ilegal, dan konflik bersama manusia.

Di kutip dari laman idn poker ios, untuk tingkatkan kesadaran dan kepedulian penduduk pada upaya konservasi harimau, tercetuslah ide untuk menjadikan tanggal 29 Juli sebagai Hari Harimau Sedunia. Perayaan tahunan ini di gagas pertama kali pada perhelatan International Tiger Summit di St. Petersburg, Rusia, pada 2010 silam.

Nah, supaya kamu makin mengenal si kucing besar ini, simak beberapa fakta tidak benar seputar harimau yang sering bikin salah paham.

1. Hidup berkelompok

Tidak layaknya singa yang hidup berkelompok, harimau adalah jenis hewan soliter yang condong hidup sendiri. Meskipun kamu sering menyaksikan sebagian harimau yang di pelihara di dalam satu kandang di kebun binatang, namun faktanya di alam liar harimau nyaris tidak dulu nampak hidup berkelompok.

Pejantan cuma bakal bertemu bersama dengan betina terhadap selagi musim kawin. Harimau menandai wilayah kekuasaannya bersama dengan manfaatkan urine dan mencakar objek di sekitarnya. Harimau jantan tidak bisa share wilayah bersama dengan harimau jantan lainnya, agar harimau membutuhkan daerah jelajah yang luas untuk bertahan hidup.

2. Takut air

Beberapa tipe kucing sesungguhnya di kenal was-was bersama air. Namun, tidak sama halnya bersama harimau, mereka adalah perenang yang andal dan tidak was-was air. Harimau yang hidup di iklim yang cenderung panas, kebanyakan akan mendinginkan tubuhnya bersama berendam di dalam air.

Harimau lebih-lebih punya kekuatan berburu di dalam air. Tidak jarang mereka mengejar mangsanya sampai ke dalam air dan sanggup berenang sampai jarak lebih dari satu kilometer untuk berburu.

3. Mengaum pada mangsanya

Jika kamu berasumsi harimau akan mengaum terhadap calon mangsanya, maka kamu salah! Sebab, Harimau condong manfaatkan aumannya untuk berkomunikasi atau mengusir siapa saja yang mengganggu wilayahnya.

Di kenal sebagai silent killer, harimau justru tidak akan membawa dampak gerakan yang mencolok di kala berburu. Mereka akan mengendap-endap secara perlahan untuk mendekati mangsanya. Ketika sudah di rasa cukup dekat, harimau akan melompat untuk menerkam bagian belakang leher target buruannya. Dengan manfaatkan kekuatan fisiknya, harimau sanggup membunuh hewan buruannya di dalam sekejap.