Sederet Fakta Terkait Nightingale, si Mungil yang Miliki Kicauan Terindah

Sederet Fakta Terkait Nightingale, si Mungil yang Miliki Kicauan Terindah

Sederet Fakta Terkait Nightingale, si Mungil yang Miliki Kicauan Terindah – Melihat gambar burung mungil berwarna cokelat di atas, anda kemungkinan gak bakal menduga jika di balik tampilannya yang biasa, burung itu sanggup menghasilkan lebih dari 1.000 suara yang berlainan dan telah keluar di dalam banyak karya seni.

Kenalkan, ia nightingale. Kamu kemungkinan lebih mengenalnya dengan nama burung bulbul. Burung ini telah di kenal sejak dulu di karenakan kicauannya yang kompleks dan indah. Banyak seniman yang terinspirasi dan memicu burung ini sebagai objek maupun lambang di dalam karya-karya mereka. Lantas, apa yang memicu burung ini sanggup berkicau dengan begitu luar biasa? Simak sederet fakta nightingale di bawah ini untuk mengenal mereka lebih jauh!

1. Berasal dari genus yang dikenal akan kicauannya

Burung nightingale atau common nightingale merupakan tidak benar satu spesies burung di keluarga Muscicapidae. Keluarga ini mencakup burung-burung pengicau berukuran kecil yang tinggal di pepohonan. Mereka juga memiliki tradisi terbang mengejar serangga untuk di makan. Karenanya, mereka pun di sebut flycatcher.

Di keluarga ini, burung nightingale tergolong di dalam genus Luscinia. Kicauan burung-burung berasal dari genus ini sesungguhnya terlalu kompleks dan indah.

2. Nama bulbul juga merujuk jenis burung dari keluarga lain

Bila nama bulbul di dalam bhs Indonesia merujuk terhadap tidak benar satu subspesies burung nightingale, nama bulbul di dalam bhs Inggris merujuk terhadap burung-burung di keluarga Pycnonotidae.

Pycnonotidae merupakan keluarga burung pengicau berukuran sedang yang tersebar luas di Afrika dan Asia. Dalam bhs Indonesia, burung-burung ini di sebut merbah atau termasuk cucak-cucakkan. Burung ketilang, misalnya, mereka termasuk masuk di dalam keluarga ini. Dalam bhs Inggris, mereka di sebut sooty-headed bulbul.

3. Burung mungil yang bermigrasi

Nightingale merupakan burung yang melakukan migrasi setiap tahun. Menurut laman Treehugger, mereka berkembang biak antara April dan Juli di Afrika Utara, Eropa, Timur Tengah, dan Asia, kemudian bermigrasi ke bagian tropis Afrika saat musim dingin menjelang. Namun, perubahan iklim membuat mereka kembali lebih awal dari migrasi musim dinginnya.

Umumnya, burung nightingale mendiami hutan, daerah berhutan, dan lahan bersemak. Kamu juga bisa menemukan mereka berkicau di taman-taman kota.