Perlu Kamu Tahu, Inilah Etika Mengirim Pesan Untuk Dosen

Perlu Kamu Tahu, Inilah Etika Mengirim Pesan Untuk Dosen

Perlu Kamu Tahu, Inilah Etika Mengirim Pesan Untuk Dosen

Sejak COVID-19 mewabah, kegiatan belajar mengajar tidak lagi di lakukan secara tatap muka di kampus. Meski demikian bukan berarti perkuliahan dapat di hentikan. Satu-satunya jalan agar kuliah tetap berjalan adalah dengan melakukan kuliah secara online. Karena serba online, berkomunikasi dengan dosen pun hanya bisa di lakukan melalui pesan elektronik. Meskipun demikian, bukan berarti kamu bisa seenaknya saja mengirim pesan kepada dosen.

Apalagi saat ini adalah tahun ajaran baru, ada banyak mahasiswa baru yang memulai kuliahnya tahun ini. Kurangnya aktivitas langsung di kampus membuat mahasiswa baru belum bisa leluasa berinteraksi dengan kehidupan barunya sebagai mahasiswa. Sehingga besar kemungkinan kebiasaannya saat SMA masih terus terbawa-bawa.

Di lansir dari laman cjoutback.com, berikut ada enam etika yang perlu di perhatikan mahasiswa saat hendak mengirim pesan kepada dosen. Yuk, simak informasinya!

1. Pasang foto profil yang yang benar

Di kutip dari laman Daftar IDN Poker77, saat hendak menghubungi dosen melalui aplikasi pesan, jangan lupa untuk memasang foto wajahmu sebagai foto profil. Jangan gunakan foto orang lain atau bahkan karakter kartun sebagai foto profil. Jika kamu mengatur foto profil menjadi privat, jangan lupa untuk menyimpan nomor dosenmu agar ia tetap dapat melihatnya.

Kamu harus sadar, mahasiswa yang di ajar oleh dosenmu bukan dirimu seorang. Dosen juga hanyalah manusia biasa yang memiliki keterbatasan dalam hal mengingat wajah mahasiswanya. Pasang foto yang benar saja belum tentu dosenmu bisa mengingat namamu, apalagi kalau tidak pasang sama sekali.

2. Awali chat dengan salam

Untuk mengawali pesan, salam sangat penting sebelum masuk ke pokok pembahasan. Membubuhkan ucapan salam akan membuatmu terkesan lebih sopan dan lebih menghargai dosenmu.

Kamu bisa mengawali pesan dengan menuliskan selamat pagi, selamat sore, selamat malam, atau ucapan salam lainnya yang menurutmu cocok di gunakan kepada dosen. Ucapan salam di bagian pembuka pesan sangat mempengaruhi kesan dosen kepadamu, lho!

3. Perkenalkan diri

Setelah ucapan salam, lanjutkan dengan perkenalan diri agar dosen dapat mengingatmu dengan jelas. Sebutkan juga kelas serta tahun angkatanmu. Setelah itu kamu bisa memulai untuk menulis tujuan utamamu menghubungi dosen.

Prediksi Zodiak 21 Juni 2021, Sagitarius Harus Keluar Dari Zona Nyaman
Perkenalan diri menjadi penting sebab setiap harinya dosen menghadapi puluhan bahkan ratusan mahasiswa. Tentu saja tidak semua nama mahasiswa tersebut dapat di ingat dengan baik oleh dosen.

4. Gunakan bahasa formal

Kalau yang satu ini pastinya sudah sangat jelas, ya. Kamu tidak mungkin menggunakan bahasa gaul untuk menghubungi dosen. Kalau nekat, kamu bisa di cap sebagai mahasiswa yang tidak sopan, lho.

Kamu harus bisa membedakan bahasa yang bisa di gunakan untuk teman seumuran dengan orang yang lebih tua. Kamu juga perlu menghindari menyingkat-nyingkat kata agar pesanmu dapat di pahami maknanya dengan baik oleh dosen.

5. Jangan kirim pesan larut malam

Sama halnya dengan bertamu, mengirim pesan kepada dosen saat sudah larut malam juga tidak baik, lho. Suara notifikasi dari pesanmu akan mengganggu tidur lelap dosenmu. Jika mau mengirim pesan, sebaiknya lakukan sekitar pukul 06.00-20.00.

Waktu tersebut merupakan waktu seseorang sedang aktif-aktifnya dan belum tidur. Sehingga pesanmu berpeluang akan lebih cepat di balas pada jam-jam tersebut. Kamu juga pasti akan kesal kalau ada yang chat tengah malam bukan?

6. Silakan chat ulang jika sudah berhari-hari tidak di balas

Sebagai tenaga pengajar, dosen tentunya salah satu orang yang super sibuk. Mahasiswa yang ia bimbing pun tidak sedikit. Jika pesanmu sudah berhari-hari tidak di balas, ada kemungkinan pesanmu sudah tenggelam dan dosenmu tidak memerhatikannya.

Cobalah mengirim ulang pesanmu berada di posisi paling atas layar pesannya. Selama kamu sopan dalam menghubunginya, dosen pasti akan membalas. Jadi gak perlu takut, ya!

Awalnya memang akan ada sedikit rasa kekhawatiran saat hendak menghubungi dosen melalui WhatsApp ataupun aplikasi chat lainnya. Apalagi kalau dosennya terkesan killer saat mengajar. Jika kamu bisa terapkan enam hal di atas, dosenmu pasti akan menggubris pesanmu dengan baik.