Kenali Lebih Jauh Mastitis, Alasan Kenapa Induk Kucing tak Mau Menyusui

Kenali Lebih Jauh Mastitis, Alasan Kenapa Induk Kucing tak Mau Menyusui

Kenali Lebih Jauh Mastitis, Alasan Kenapa Induk Kucing tak Mau Menyusui – Air susu adalah sumber nutrisi utama dan hanya satu yang di butuhkan oleh seekor anak kucing yang baru lahir. Susu mengandung beraneka zat nutrisi yang perlu untuk kekebalan tubuh dan perkembangan perlu di dapatkan tiap tiap hari, sampai anak kucing mampu untuk makan sendiri.

Namun, kadang waktu induk kucing menolak untuk menyusui anaknya sebab ternyata kelenjar susunya bermasalah. Peradangan terhadap kelenjar susu tersebut di kenal bersama dengan nama mastitis. Sayangnya, mastitis ini tidak mampu sembuh sendiri dan perlu di beri terapi yang tepat supaya tidak jadi parah.

Supaya cat owner lebih memahami perihal mastitis, yuk liat penjelasan berikut!

1. Apa yang di maksud dengan mastitis?

VCA Hospitals melansir, mastitis adalah istilah yang di gunakan untuk mendefinisikan peradangan pada kelenjar susu. Kasus ini kebanyakan terjadi pada induk kucing yang baru saja melahirkan.

Penyebab mastitis yang paling umum adalah akibat infeksi bakteri. Bekteri tersebut sanggup masuk ke dalam kelenjar susu lewat puting yang terbuka akibat trauma. Kemungkinan lainnya adalah kucing yang lingkungan hidupnya tidak higienis, supaya puting terekspos kotoran dan bakteri.

Selain infeksi, akumulasi air susu berkepanjangan terhitung mengakibatkan mastitis. Air susu yang semestinya di keluarkan secara rutin sanggup di simpan lebih lama akibat masa sapih yang belum waktunya atau ada kematian anak.

2. Gejala yang muncul jika kucing menderita mastitis

Di laporkan oleh VCA Hospitals, pada masalah mastitis gampang umumnya induk tidak menampakkan gejala spesifik, hanya sedikit keluar tidak nyaman. Namun, anak-anak yang di susui tidak bertambah berat badan secara normal.

Jika gejala berlanjut, kelenjar susu yang terinfeksi dapat membengkak, radang, beralih warna menjadi merah atau ungu di sertai rasa sakit. Gejala yang bertambah kronis dapat sebabkan infeksi sistemik yang sebabkan kucing menjadi lemah, demam, tidak rela makan, hingga muntah.

3. Pilihan terapi untuk kasus mastitis

VCA Hospitals melansir, pengobatan mastitis yang ringan bisa di lakukan dengan pemberian antibiotik yang tepat dan anti nyeri, serta cukup di lakukan di rumah. Teknik kompres yang benar juga dapat membantu meredakan rasa nyeri akibat mastitis.

Namun, jika kucing menderita mastitis berat, kemungkinan perlu di lakukan rawat inap dan pemberian cairan infus, serta obat-obatan injeksi. Bila perlu, operasi dapat di lakukan untuk mengangkat kelenjar yang terinfeksi parah.