Kamu Wajib Tahu Inilah Jenis Autoimun yang Sering Menyerang Wanita!

Kamu Wajib Tahu Inilah Jenis Autoimun yang Sering Menyerang Wanita!

Kamu Wajib Tahu Inilah Jenis Autoimun yang Sering Menyerang Wanita!

Penyakit autoimun atau yang juga di kenal sebagai autoimun merupakan penyakit yang memadai umum di dunia dan prevalensinya meningkat. Di lansir dari laman cjoutback.com, autoimun terjadi saat proses kekebalan tubuh tidak bisa membedakan pada sel sendiri dan sel asing sehingga tubuh untuk menyerang sel-sel sehat.

Autoimun bisa berjalan terhadap laki-laki maupun perempuan, namun ada lebih dari satu jenis autoimun yang lebih rentan menyerang perempuan. Di bawah ini akan di bahas lebih dari satu jenis penyakit autoimun yang lebih rentan menyerang perempuan, di kutip dari laman idn poker88, dalam laman Verywell Health dan Healthy Women.

1. Psoriasis

Psoriasis merupakan kondisi yang memicu sel-sel kulit menumpuk lebih cepat daripada normalnya. Pada gilirannya, sel-sel berlebih ini membentuk sisik merah, keperakan, tidak merata, dan kadang menyakitkan.

Gejalanya bisa enteng berbentuk bintik-bintik kecil hingga parah yang menutupi tempat kulit yang luas. Hal ini bisa memicu kuku menebal, bergerigi atau berlubang, dan nyeri sendi. Walaupun psoriasis lebih umum pada perempuan, laki-laki yang mengalami psoriasis punyai gejala yang lebih parah.

2. Rheumatoid arthritis

Reumatoid artritis (RA) terjadi ketika sistem kekebalan menyerang lapisan berbagai sendi di seluruh tubuh. RA menyebabkan sendi menjadi nyeri, kaku, bengkak, dan kelemahan otot, yang menyebabkan berkurangnya gerakan dan fungsi.

Hormon khas perempuan kemungkinan berperan dalam timbulnya masalah imunitas ini. Dari keseluruhan pasien RA, sebanyak 75 persen di antaranya adalah perempuan, biasanya mengembangkan kondisi antara usia 30 dan 50 tahun. Usia ini lebih muda daripada ketika laki-laki biasanya terkena RA.

3. Multiple sclerosis (MS)

Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit yang menyerang otak dan sumsum tulang belakang. MS terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan pelindung di sekitar saraf. Perempuan yang di diagnosis dengan MS jumlahnya dua hingga tiga kali lebih banyak daripada laki-laki. Beberapa ahli berteori bahwa itu bisa jadi karena persentase lemak tubuh dan obesitas perempuan yang lebih tinggi. Hal ini terkait dengan peradangan, pemain kunci dalam pengembangan MS.