Inilah Gejala Tom and Jerry Syndrome yang Perlu Kamu Ketahui!

Inilah Gejala Tom and Jerry Syndrome yang Perlu Kamu Ketahui!

Inilah Gejala Tom and Jerry Syndrome yang Perlu Kamu Ketahui!

Inilah Gejala Tom and Jerry Syndrome yang Perlu Kamu Ketahui! – Kucing banyak di jadikan sebagai hewan kesayangan. Tingkahnya yang menggemaskan dan wajah yang lucu banyak menarik perhatian para penyayang hewan untuk pelihara makhluk yang satu ini.

Sebagaimana hewan pada umumnya, kucing terhitung mampu mengalami sakit. Beberapa kucing mampu mengalami kejang secara mendadak di kala mendengar bunyi-bunyi khusus seperti gejala Tom plus Jerry Syndrome. Buat anda yang belum mengetahui berkenaan Tom plus Jerry Syndrome, di kutip dari idn poker ios, berikut ini penjelasannya.

1. Apa itu Tom and Jerry Syndrome?

Di lansir International Cat Care, Tom plus Jerry Syndrome atau Feline Audiogenic Reflex Seizures (FARS) adalah suatu refleks yang berlangsung akibat stimulan suara (audio) yang bernada tinggi. Istilah Tom plus Jerry Syndrome di dapat berasal dari cii-ciri Tom berasal dari kartun Tom plus Jerry yang miliki refleks terkejut yang kuat dan kerap bereaksi pada hentakan suara.

Kucing yang menderita Tom plus Jerry Syndrome sanggup terlampau terkejut sampai mengalami kejang saat mendengar suara yang bernada tinggi secara tiba-tiba. Jika kejang berlanjut, kemungkinannya sanggup fatal.

2. Usia dan genetik adalah penyebab utama Tom and Jerry Syndrome

Alasan Tom and Jerry Syndrome ini keluar tetap belum paham penyebabnya. Namun, sebagaimana di lansir ABCD, suasana ini banyak di temui terhadap kucing senior yang berusia 15 tahun ke atas dan kucing bersama dengan ras tertentu, seperti Birman.

Berdasarkan hasil penelitian dari Lowrie, dkk., 2016 yang di muat di dalam Journal of Feline Medicine and Surgery, 1/2 dari jumlah kucing yang di teliti ternyata tuli, baik total atau parsial. Kondisi tuli ini di duga mengenai bersama dengan proses penuaan yang di alami kucing tersebut. Seiring pertambahan usia, maka kebolehan mendengar akan berkurang.

Umumnya, kebolehan mendengar suara bernada rendah akan hilang terutama dahulu, supaya suara bernada tinggi akan sebabkan munculnya refleks terperanjat sampai kejang yang di sebut bersama dengan Tom and Jerry Syndrome ini.

3. Beberapa jenis bunyi dapat memicu kejang

Majalah Science dan International Cat Care melansir, suara pemicu terjadinya kejang sangat bervariasi antar individu kucing. Contoh suara tersebut antara lain bunyi koin atau kunci yang jatuh. Suara paku yang di pukul dengan palu, suara meremat kertas atau tas plastik. Hingga suara ketikan pada keyboard komputer atau mouse.

Jika pemilik mengamati kucingnya sering terkejut dengan suara-suara tersebut, sebaiknya segera di periksakan, ya!