Beberapa Hewan Berikut Terlihat Seperti Gabungan dari Dua Jenis Hewan

Beberapa Hewan Berikut Terlihat Seperti Gabungan dari Dua Jenis Hewan

Beberapa Hewan Berikut Terlihat Seperti Gabungan dari Dua Jenis Hewan

Ada banyak hewan di dunia ini yang mempunyai tampilan unik. Keunikan itu bisa tampak dari ukurannya, wujud tubuhnya, atau warna dan coraknya. Namun, ternyata tidak cuma itu, sebagian hewan juga mempunyai tampilan yang sangat unik di karenakan tampak seperti gabungan dari dua style hewan yang berbeda.

Tiga hewan tersebut ini adalah contohnya. Di lansir dari laman cjoutback.com, penampilan mereka sama seperti gabungan dua jenis hewan, sampai-sampai nama mereka pun merupakan gabungan nama dua style hewan tersebut. Hewan apa saja itu? Di kutip dari laman idn poker ios, berikut ini adalah ulasannya.

1. Ikan serigala

Ikan serigala adalah sebutan untuk lebih dari satu tipe ikan yang punyai karakteristik layaknya serigala. Salah satunya adalah ikan serigala atlantik (Anarhichas lupus) yang kadang di sebut juga serigala laut. Dari foto di atas, anda pasti sadar kenapa sebutan ikan serigala sesuai di berikan kepada ikan ini, bukan?

Ya, ikan serigala atlantik punyai gigi tajam dan besar yang tetap menonjol nampak meski tengah mengatupkan mulutnya. Namun, meski penampilannya mengintimidasi, laman Oceana menyebut bahwa ikan ini tidak agresif kepada manusia dan tidak berbahaya.

Gigi besar dan tajam ikan ini di gunakan untuk memakan hewan laut yang bercangkang keras, layaknya kepiting, siput laut, atau landak laut. Ikan ini mampu tumbuh hingga selama 1,5 mtr. dan mereka hidup di kawasan Samudra Atlantik sebelah utara.

2. Belut ular

Sementara itu, hewan yang satu ini mendapat nama yang merupakan gabungan belut dan ular. Namun, memang mereka bukan terhitung belut ataupun ular, namun justru ikan! Ya, di lansir Britannica, belut ular adalah sebutan untuk tipe ikan yang tergabung di dalam famili Ophichthidae dan terdiri berasal dari kurang lebih 200 spesies.

Belut ular hidup di laut dan mereka manfaatkan ekornya yang lancip untuk menggali lubang di dasar laut supaya terlindung berasal dari predator. Selain itu, ekor lancip tersebut dapat mereka manfaatkan untuk kabur berasal dari perut predator!

Live Science menyebut bahwa pas di makan hidup-hidup oleh ikan yang lebih besar, belut ular dapat manfaatkan ekor lancipnya untuk melubangi saluran pencernaan si ikan. Namun, mereka pada kelanjutannya senantiasa mati di karenakan senantiasa terjebak di dalam tubuh ikan tersebut. Upaya penyelamatan diri yang mengerikan, namun senantiasa sia-sia!

3. Kepiting laba-laba

Kepiting laba-laba adalah jenis kepiting yang memiliki kaki yang panjang sehingga tampak seperti laba-laba. Hewan ini tergabung dalam famili Majidae dan terdiri dari ratusan spesies dengan beragam ukuran. Yang terbesar adalah kepiting laba-laba jepang (Macrocheira kaempferi) yang bentang kakinya bisa mencapai 3,7 meter.

Lebar tubuh dari kepiting laba-laba jepang sebenarnya hanya sekitar 37 cm, sedangkan beratnya mencapai 18 kg. Karena ukurannya itu, kepiting laba-laba jepang di percaya sebagai spesies Arthropoda terbesar di dunia. Kepiting ini hidup di Samudra Pasifik sekitar Jepang dengan kedalaman 50 hingga 300 meter di bawah permukaan laut.