Sederet Fakta Unik Anak Kucing yang Baru Lahir, Tak Hanya Buta dan Tuli

Sederet Fakta Unik Anak Kucing yang Baru Lahir, Tak Hanya Buta dan Tuli

Sederet Fakta Unik Anak Kucing yang Baru Lahir, Tak Hanya Buta dan Tuli – Memelihara kucing menjadi suatu perihal yang banyak di kerjakan di karenakan mereka bisa menjadi peliharaan yang menggembirakan dan bisa menghalau rasa stres. Sifatnya lincah dan periang bisa menjadikan situasi rumah jadi positif.

Namun, tahukah anda jika kucing yang lincah dan periang itu terlahir dalam situasi buta dan tuli? Supaya lebih paham, yuk, simak fakta-fakta menarik tentang anak kucing yang baru lahir berikut ini!

1. Berat lahir sekitar 100 gram

Cats Protection melaporkan, kucing yang baru lahir punya berat badan kira-kira 90 sampai 110 gram. Mereka mengalami pertambahan berat badan normal kira-kira 10 gram sampai 15 gram per hari. Idealnya, ddalam kurun sementara dua minggu sehabis lahir, mereka punya berat dua kali lipat dari sementara lahir.

Walaupun begitu, ini merupakan patokan umumnya yang tidak dapat di generalisasikan dalam beberapa kasus. Pada ras tertentu, normal untuk punya berat lahir yang lebih mudah atau lebih berat. Jadi, pelajari ras kucingmu untuk paham kondisi normalnya, ya!

2. Belum mampu mengatur suhu tubuh secara mandiri

VCA Hospitals melansir bahwa kucing yang baru lahir tidak sanggup menyesuaikan suhu tubuhya sendiri. Mereka bergantung pada lingkungan agar sanggup selalu hangat. Tak cuma itu, sang induk umumnya akan memelihara anaknya selalu hangat.

Jika induk tidak ada, kamu sebagai pemilik sanggup menolong membuatkan area hangat untuk mereka. Suhu sanggup di atur cocok kebutuhan. Konsultasikan bersama dengan dokter hewan untuk keterangan lebih lanjut.

3. Terlahir buta dan tuli

Tahukah anda kecuali kucing terlahir buta dan tuli? Di lansir Purina, kala lahir, mata dan kanal telinga kucing dalam situasi tertutup. Mereka senantiasa bisa merespons sentuhan dan perubahan suhu di sekitarnya, tapi tetap terkait pada induk.

Memasuki minggu kedua, mata bakal menjadi terbuka, tapi penglihatan belum jelas. Kanal telinga terhitung menjadi terbuka dan bisa merespons stimulasi suara.

4. Jangan lewatkan kolostrum!

Kucing yang baru lahir memerlukan kolostrum, yaitu susu pertama yang di produksi induk sesudah melahirkan. Kolostrum mutlak gara-gara memiliki kandungan nutrisi lengkap dan menolong transfer antibodi dari induk ke anak. Hal ini berperan sebagai kekebalan.

Di lansir Cats Protection, kucing hanya sanggup menyerap kolostrum terhadap 16 jam hingga 24 jam pertama hidupnya, sehingga susu selanjutnya kudu langsung di berikan dalam kurun sementara 2 jam sesudah lahir. Jika induk tidak sanggup menyusui atau kamu menjaga anak yang tidak punyai induk, kolostrum bisa di ganti dengan milk replacer khusus.